Mengekspresikan Lack of Necessity dan Prohibition menggunakan "Must" dan "Have to"

Mengekspresikan LACK OF NECESSITY (Tidak Adanya Keharusan/ Keperluan)

Untuk mengekspresikan lack of necessity, kita bisa menggunakan “do not have to.

Contoh:
Tomorrow is a holiday. We don't have to go to class.

(Makna: Mengindikasikan bahwa besok kita tidak perlu untuk pergi sekolah, karena besok adalah hari libur.)

I can hear you. You don't have to shout.

(Makna: Mengindikasikan bahwa kamu tidak perlu berteriak, karena saya bisa mendengar suaramu.)

Ketika digunakan pada kalimat negatif, must dan have to mempunyai arti yang berbeda.

Mengekspresikan PROHIBITION (Larangan)

Untuk mengekspresikan Prohibition, kita bisa menggunakan must not. Prohibition memiliki makna DO NOT DO THIS (jangan melakukan ini).

Contoh:
You must not tell anyone my secret. Do you promise?

(Makna: Jangan memberitahukan rahasia saya kepada orang lain. Saya melarangnya.)

Contoh lainnya:
I've already finished all my work, so I don't have tostudy tonight. I think I will read for a while.
I must not forget to take my key with me.
You don't have to introduce me to Mrs. Cole. We've already met
Brian! You must not play with sharp knives. 
We don't have to go to the concert if you don't want to.

Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris, jika bermanfaat mohon di share. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan. Dan untuk segala jenis pertanyaan, saran, dan kritik bisa dicantumkan pada kolom komentar. Terima kasih.

0 komentar on Mengekspresikan Lack of Necessity dan Prohibition menggunakan "Must" dan "Have to" :

Poskan Komentar